Problematika Remaja dalam Talkshow Sadewa
MINGGU (14/2), pagi sekitar pukul 09.00 wib, radio komunitas Sadewo 107,7 MHz menggelar diskusi tentang Kesehatan Reproduksi dan Problematika Remaja. Acara yang diadakan di Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Ploso, Melikan, Pleret, Kabupaten Bantul, yang juga masih satu kompleks dengan studio radio, itu disiarkan secara langsung oleh radio Sadewo.
Diskusi atau talkshow tersebut dihadiri sekitar 30 peserta. Sebagai narasumber adalah Maestri Widodo (PKBI), Ismay Prihastuti (LP3Y), Dedi H Purwadi (LP3Y) dan Zuhdi Suhardi (Agamawan).
Banyak hal yang menarik pada diskusi tersebut, antara lain survei yang dikatakan oleh pembicara LP3Y, Ismay, bahwa survei salah satu produsen pembalut perempuan terhadap 1.800 responden perempuan muda berusia 16-24 tahun tentang organ seksual, ditemukan bahwa 80% responden tidak mengenal organ reproduksinya. Ironisnya, survei yang mengambil responden berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina,Vietnam dan India tersebut, tidak satu pun remaja putri yang berasal dari Indonesia menjawab dengan benar.
Hal itu juga diperkuat oleh data yang disampaikan oleh Dedi Purwadi, bahwa sangat sedikit remaja yang menanyakan tentang masalah kesehatan reproduksinya kepada orang tua. Kebanyakan di antara mereka memilih sahabat atau teman sebayanya untuk bertanya tentang masalah tubuh dan perkembangan organ reproduksinya.
Selain itu, hal yang menarik lainnya disampaikan oleh Mes, panggilan Maestri Widodo, tentang bagaimana mengendalikan hasrat seksual ketika remaja. Diketahui bahwa masa menunggu untuk menjelang pernikahan bagi remaja saat ini begitu panjang sehingga disarankan remaja mampu mengendalikan hasrat seksual tersebut. Menurut Mes, banyak cara dalam mengatasi itu di antaranya menyibukkan diri dan aktif dalam berorganisasi, rajin berolahraga dan mendekatkan diri pada tuhan dengan cara berpuasa misalnya.
Dalam sesi tanya jawab, baik dengan audience maupun dengan pendengar ditemui sejumlah pertanyaan, salah satu adalah tentang ciri-ciri perempuan yang masih perawan atau tidak. Masalah keperawanan ini seringkali disinggung ketika membahas hubungan antarlawan jenis. Menurut Mes, persoalannya adalah, mengapa pasangan laki-laki seringkali menuntut keperawanan, sedangkan perempuan tidak pernah menuntut keperjakaan? Inilah persoalan bias gender yang terjadi pada relasi laki-laki dan perempuan remaja yang sedang berpacaran. (may)






